MU
Menangkan Kotak Kosong Untuk Memutus Politik Dinasti

Menangkan Kotak Kosong Untuk Memutus Politik Dinasti

20 Jul 2020
1699x
Ditulis oleh : Writer

Terinspirasi dari Pilkada Makasar yang dulu pernah ada kotak kosong melawan calon tunggal, dan keputusannya ternyata memenangkan kotak kosong.  Sang calon tunggal pun hanya bisa gigit jari, padahal pada waktu itu si calon tunggal merupakan kerabat dari bapak Yusuf Kalla dan di dukung oleh semua partai.

Ternyata walaupun mereka calon tunggal apalah daya mereka kalah melawan kotak kosong, bagaimana bisa si kotak kosong yang menang?

Rupanya si calon tunggal ini mendapatkan perlawanan dari sebagian besar warga Makasar, mereka mengajarkan pada si calon tunggal yang sok berkuasa bahwa rakyat tak bisa di dikte oleh telunjuk kekuasaan. Karena masyrakat berpikir dengan adanya calon tunggal ini hanya merupakan ambisi partai politik bukan aspirasi dari rakyat.

Sebelumnya memang para aktivis disana sudah lantang menyerukan untuk lebih memilih kotak kosong, dari mulut ke mulut warga membisikan bahkan meneriakan “menangkan kotak kosong”. Militansi perlawanan luar biasa, hingga mampu menumbangkan dominasi parpol dan keangkuhan penguasa.

Lalu bagaimanakah dengan Solo?

Bisa dan tetap mungkin ceritanya sama seperti di Makasar. Kotak kosong punya peluang untuk membuat malu Gibran, walaupun masih banyak suara pesimistik. Banyak yang bilang di Solo bukan seperti Makasar, disana basis PDIP, Oligarki sudah menguat dan juga faktor kPU yang cenderung memihak pada putra Presiden ini.

Pesimisme yang sengaja di tonjolkan agar warga solo tidak melakukan perlawanan, walaupun banyak yang tidak suka dengan calon tunggal ini. Sampai-sampai ada anjuran langsung dilantik saja, karena pilkada hanya buang-buang duit saja.

Tidak akan seru tentunya jika warga solo yang tidak setuju hanya menerima calon tunggal begitu saja, ternyata pada saat yang bersamaan juga banyak yang terinspirasi dari Pilkada Makasar dan mulai berbisik-bisik untuk melawan oligarki kekuasaan tumbangkan Gibran.

Mungkin perlawanan warga Solo tidak semilitan warga Makasar, perlawanan tak nampak dan diumbar. Namun alon-alon asal kelakon warga Solo mulai gencar melakukan perlawanan.

Padahal sebelum Gibran ada calon lain yang lebih mumpuni dibanding anak Presiden ini yaitu Ahmad Purnomo, mungkin bila dibandingkan calon sebelumnya sudah mendapat simpati warga solo sebesar 40 persen namun Gibran mungkin kurang dari 20 persen saja. Tapi PDIP malah lebih memilih Gibran untuk maju, hal ini tentu saja membuat kecewa Ahmad Purnomo dan para pendukungnya.

Kejadian ini tentu akan menarik simpati rakyat yang kasihan melihat ketidakadilan terhadap Ahmad Purnomo dan akan lebih memilih kotak kosong untuk menjadi simbol simpati mereka. Juga jangan lupakan PKS, satu-satunya partai yang melawan arus menuju politik dinasti. PKS punya modal suara senilai 5 kursi, modal yang cukup untuk lebih memenangkan  kotak kosong.

Juga ada para perindu keadilan di Solo, mereka kerap menjadi tulang punggung demo-demo besar di Solo dan menyuarakan keadilan.

Kalau segenap kekuatan tersebut digabungkan, maka Solo akan menjadi kota kedua setelah Makasar yang memenangkan kotak kosong.

 

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Strategi Sukses Masuk BUMN: Soal, Latihan, dan Persiapan dengan Tryout.id

Strategi Sukses Masuk BUMN: Soal, Latihan, dan Persiapan dengan Tryout.id

Tips      

14 Nov 2025 | 116


Bekerja di perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) merupakan impian banyak orang karena reputasi, jenjang karier, dan manfaat yang ditawarkan. Persaingan untuk masuk BUMN sangat ketat, ...

jumlah anggota DPD RI

Jumlah Anggota DPD RI: Sejarah, Perubahan, dan Implikasinya bagi Otonomi Daerah

Pendidikan      

27 Apr 2025 | 830


Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) merupakan lembaga perwakilan yang memiliki peran penting dalam sistem pemerintahan Indonesia. Sebagai salah satu lembaga tinggi negara, ...

pesantren modern di bandung

Lulusan SMA Al Ma’soem Banyak Diterima di PTN Ternama, Ini Rahasianya!

Pendidikan      

11 Maret 2025 | 272


SMA Al Ma’soem, yang berlokasi di Jalan Cipacing NO.22 Bandung, dikenal sebagai salah satu sekolah yang berdiri di bawah naungan Pesantren Al Masoem Bandung. Unik dan menarik, lembaga ...

Tips Memilih Kampus dengan Akreditasi Program Pascasarjana Terbaik

Tips Memilih Kampus dengan Akreditasi Program Pascasarjana Terbaik

Pendidikan      

25 Apr 2025 | 327


Memilih kampus untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 memang bukanlah hal yang mudah. Terlebih lagi, kualitas program yang ditawarkan menjadi salah satu faktor penting yang harus ...

Memilih Kaca Film 3M Surabaya Terbaik untuk Mobil Anda Disini

Memilih Kaca Film 3M Surabaya Terbaik untuk Mobil Anda Disini

Tips      

13 Apr 2022 | 1766


Memilih kaca film 3M Surabaya terbaik untuk mobil memang harus mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas pengguna. Membeli kaca film pada umumnya disesuaikan dengan tipe mobil agar lebih ...

Cari Tau, 5 jenis investasi yang diperbolehkan Islam

Cari Tau, 5 jenis investasi yang diperbolehkan Islam

Tips      

12 Agu 2021 | 1728


Investasi merupakan salah satu kegiatan yang berhubungan dengan keuangan dan bisnis. Tentunya di era sekarang sudah banyak investasi yang bisa kita lakukan dalam mengumpulkan pundi-pundi ...