rajabacklink
Menangkan Kotak Kosong Untuk Memutus Politik Dinasti

Menangkan Kotak Kosong Untuk Memutus Politik Dinasti

20 Jul 2020
1107x
Ditulis oleh : Writer

Terinspirasi dari Pilkada Makasar yang dulu pernah ada kotak kosong melawan calon tunggal, dan keputusannya ternyata memenangkan kotak kosong.  Sang calon tunggal pun hanya bisa gigit jari, padahal pada waktu itu si calon tunggal merupakan kerabat dari bapak Yusuf Kalla dan di dukung oleh semua partai.

Ternyata walaupun mereka calon tunggal apalah daya mereka kalah melawan kotak kosong, bagaimana bisa si kotak kosong yang menang?

Rupanya si calon tunggal ini mendapatkan perlawanan dari sebagian besar warga Makasar, mereka mengajarkan pada si calon tunggal yang sok berkuasa bahwa rakyat tak bisa di dikte oleh telunjuk kekuasaan. Karena masyrakat berpikir dengan adanya calon tunggal ini hanya merupakan ambisi partai politik bukan aspirasi dari rakyat.

Sebelumnya memang para aktivis disana sudah lantang menyerukan untuk lebih memilih kotak kosong, dari mulut ke mulut warga membisikan bahkan meneriakan “menangkan kotak kosong”. Militansi perlawanan luar biasa, hingga mampu menumbangkan dominasi parpol dan keangkuhan penguasa.

Lalu bagaimanakah dengan Solo?

Bisa dan tetap mungkin ceritanya sama seperti di Makasar. Kotak kosong punya peluang untuk membuat malu Gibran, walaupun masih banyak suara pesimistik. Banyak yang bilang di Solo bukan seperti Makasar, disana basis PDIP, Oligarki sudah menguat dan juga faktor kPU yang cenderung memihak pada putra Presiden ini.

Pesimisme yang sengaja di tonjolkan agar warga solo tidak melakukan perlawanan, walaupun banyak yang tidak suka dengan calon tunggal ini. Sampai-sampai ada anjuran langsung dilantik saja, karena pilkada hanya buang-buang duit saja.

Tidak akan seru tentunya jika warga solo yang tidak setuju hanya menerima calon tunggal begitu saja, ternyata pada saat yang bersamaan juga banyak yang terinspirasi dari Pilkada Makasar dan mulai berbisik-bisik untuk melawan oligarki kekuasaan tumbangkan Gibran.

Mungkin perlawanan warga Solo tidak semilitan warga Makasar, perlawanan tak nampak dan diumbar. Namun alon-alon asal kelakon warga Solo mulai gencar melakukan perlawanan.

Padahal sebelum Gibran ada calon lain yang lebih mumpuni dibanding anak Presiden ini yaitu Ahmad Purnomo, mungkin bila dibandingkan calon sebelumnya sudah mendapat simpati warga solo sebesar 40 persen namun Gibran mungkin kurang dari 20 persen saja. Tapi PDIP malah lebih memilih Gibran untuk maju, hal ini tentu saja membuat kecewa Ahmad Purnomo dan para pendukungnya.

Kejadian ini tentu akan menarik simpati rakyat yang kasihan melihat ketidakadilan terhadap Ahmad Purnomo dan akan lebih memilih kotak kosong untuk menjadi simbol simpati mereka. Juga jangan lupakan PKS, satu-satunya partai yang melawan arus menuju politik dinasti. PKS punya modal suara senilai 5 kursi, modal yang cukup untuk lebih memenangkan  kotak kosong.

Juga ada para perindu keadilan di Solo, mereka kerap menjadi tulang punggung demo-demo besar di Solo dan menyuarakan keadilan.

Kalau segenap kekuatan tersebut digabungkan, maka Solo akan menjadi kota kedua setelah Makasar yang memenangkan kotak kosong.

 

 

Berita Terkait
Baca Juga:
50 Ribu Tiket Gratis Kunjungi Tempat Menarik di Jepang, Mau?

50 Ribu Tiket Gratis Kunjungi Tempat Menarik di Jepang, Mau?

Pariwisata      

10 Jan 2020 | 1367


Jepang adalah salah satu negara yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing. Hal ini dikarenakan, Jepang memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bagi kamu yang ...

5 Manfaat Serat untuk Kesehatan Tubuh Anda dan Keluarga

5 Manfaat Serat untuk Kesehatan Tubuh Anda dan Keluarga

Kuliner      

10 Maret 2024 | 566


Serat adalah jenis karbohidrat kompleks yang tidak dapat dipecah menjadi molekul gula oleh tubuh. Manfaat serat untuk kesehatan bisa Anda dapatkan secara maksimal dengan ...

3 Dosa Besar yang Langsung Mendapatkan Balasan di Dunia

3 Dosa Besar yang Langsung Mendapatkan Balasan di Dunia

Nasional      

4 Agu 2021 | 2140


Surga dan neraka adalah tempat yang disediakan oleh Allah sebagai tempat kembali bagi makhluk ciptaanNya. Ada banyak kenikmatan yang menanti di Surga di mana di bawahnya mengalir ...

Pria di Pinrang ini Ngaku Jadi Joki Vaksinasi untuk 16 Orang

Pria di Pinrang ini Ngaku Jadi Joki Vaksinasi untuk 16 Orang

Nasional      

21 Des 2021 | 984


Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebut jika pihaknya tengah mendalami informasi adanya joki vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Selatan ...

Rahasia Sehat ala Rasulullah

Rahasia Sehat ala Rasulullah

Tips      

27 Jan 2022 | 734


Jika kita mengkonsumsi makanan tidak sehat, maka tidak akan heran jika nantinya akan terjangkit banyak penyakit, apalagi makanan yang dimakan adalah haram. Jadi sebaiknya kita bisa menjaga ...

sinergi foundation

Sinergi Foundation Berdayakan Ratusan Ribu Dhuafa di 2021, Targetkan Lebih Banyak Tahun Ini

Nasional      

25 Jan 2022 | 1069


Pada 2021 lalu, Sinergi Foundation sukses menyalurkan amanah donatur untuk membantu memberdayakan 119.353 dhuafa. Bantuan tersebut berupa pendidikan dan kesehatan gratis, pemberdayaan ...