MU
5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Setelah Menerima Vaksin Booster

5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Setelah Menerima Vaksin Booster

13 Jan 2022
129x
 | Ditulis oleh : Admin

Pemberian dosis ketiga vaksin Covid-19 atau booster, sudah mulai dilakukan hari Rabu (12/01/2022). Masyarakat bisa mendapatkan booster vaksin Covid-19 ini secara gratis, di fasilitas-fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit.

Dosis ketiga vaksin ini, juga akan diberikan jika penerima sudah mendapatkan dosis lengkap vaksin Covid-19 (disuntik dua kali) dengan rentang waktu minimal 6 bulan dari pemberian dosis kedua.

“Vaksinasi booster ini penting bagi seluruh rakyat Indonesia diberikan sebagai komitmen dari pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari ancaman Covid-19 dan termasuk varian-varian barunya,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Rabu (12/01/2022).

Masyarakat nantinya akan mendapatkan setengah dosis dari jenis vaksin Covid-19 yang digunakan untuk booster. Dosis booster yang hanya diberikan setengah tersebut, memungkinkan masyarakat akan merasakan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang lebih ringan.

Agar antibodi terbentuk dengan baik, berikut ini hal-hal yang jangan dilakukan setelah menerima vaksin booster Covid-19.

1. Merokok
Setelah menerima booster vaksin Covid-19, jangan langsung merokok. Organsiasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, orang yang merokok berisiko tinggi mengalami infeksi yang parah jika terpapar Covid-19. Merokok juga disebut bisa menurunkan respon antibodi terhadap sejumlah jenis vaksin Covid-19.

2. Konsumsi minuman beralkohol
Dilansir dari UNICEF India, Rabu (12/01/2022), konsumsi minuman beralkohol dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan memungkinkan respon imun terhadap vaksin kurnag efektif.

3. Makan junk food
Mengonsumsi junk food atau fast food, juga sebaiknya dihindari setelah menerima vaksin booster Covid-19. Karena makanan cepat saji, mengandung lemak trans yang tinggi. Lemak trans yang ada di junk food, bisa mempangaruhi kinerja dan pembentukan antibodi.

4. Langsung pergi dari tempat vaksinasi
Sama seperti pemberian vaksin dosis pertama dan kedua, booster juga mungkin akan menimbulkan KIPI. CDC Amerika Serikat menyarankan untuk tidak langsung pergi dari tempat vaskinasi.
Lebih baik tunggu selama 15 hingga 30 menit terlebih dahulu. Sehingga jika ada reaksi alergi, tenaga medis yang ada di lokasi vaksinasi bisa segera memberikan pertolongan.

5. Mengabaikan protokol kesehatan
Walaupun sudah mendapatkan booster vaksin Covid-19, namun bukan berarti aman 100 persen dan bisa mengabaikan protokol kesehatan. Pasalnya, para ilmuwan belum tahu secara pasti seberapa besar booster akan melindungi tubuh dari papara virus, meskipun antibodi meningkat. Oleh karena itu, tetap patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan atau membersihkan dengan hand sanitizer, dan menjaga jarak dengan orang lain.

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Ingin Jadi Pengusaha Sukses Dari Nol, 7 Pola Pikir Ini Wajib Diterapkan

Ingin Jadi Pengusaha Sukses Dari Nol, 7 Pola Pikir Ini Wajib Diterapkan

Tips      

22 Mei 2020 | 649


Setiap orang pastinya ingin sukses. Orang yang sukses pasti memiliki kebiasaan yang berbeda dengan orang pada umumnya selain itu juga memiliki pola pikir yang berbeda pula. Oleh karenanya ...

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Gadget      

1 Okt 2020 | 388


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...

Kaji Obat Molnupiravir, Satgas Covid-19: Tujuan Kita Tingkatkan Kesembuhan Setinggi-tingginya

Kaji Obat Molnupiravir, Satgas Covid-19: Tujuan Kita Tingkatkan Kesembuhan Setinggi-tingginya

Nasional      

6 Okt 2021 | 288


Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan alasan pemerintah mengkaji obat molnupiravir untuk terapi pasien COVID-19. Wiku bilang, tujuannya adalah untuk ...

Polri Tidak Pernah Menindaklanjuti Aduan Masyarakat ke Permadi Arya, Edi Kuntadhi, Denny Siregar dan Ade Armando

Polri Tidak Pernah Menindaklanjuti Aduan Masyarakat ke Permadi Arya, Edi Kuntadhi, Denny Siregar dan Ade Armando

Politik      

2 Jun 2021 | 554


Dari hasil pengamatan dari banyak aduan masyarakat terhadap ke tiga orang: Permadi Arya, Edi Kuntadhi, dan Ade Armando, Polri selalu membebaskan tanpa ada tindak lanjut, walaupun mereka ...

19 Orang Warga Indonesia Positif Corona

19 Orang Warga Indonesia Positif Corona

Nasional      

9 Maret 2020 | 813


Data yang dihimpun hingga Senin malam, total pasien yang positif virus Corona bertambah menjadi 19 orang. Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah menjelaskan bahwa 13 dari 19 pasien ...

Seputar Teknologi di Era Digital

Seputar Teknologi di Era Digital

Gadget      

20 Nov 2020 | 477


Berbicara tentang teknologi tentunya tidak akan ada habisnya, karena manusia diberi kelebihan dibanding dengan mahluk lain yaitu fikiran, sehingga manusia setiap saat selalu berfikir dan ...