
Hukum Saham dan Obligasi - Pakar ekonomi islam dan zakat internasional Dr. Yusuf Qaradhawi dalam buku Fikih Zakat mengatakan bahwa di era modern ini, saham dan obligasi termasuk bentuk harta kekayaan.
Ia pun mendefinisikan makna dan hukum saham dan obligasi. “Saham dan obligasi adala kertas berharga yang berlaku dalam transaksi-transaksi perdagangan khusus yang disebut “Bursa Kertas-Kertas Berharga” ,” katanya. Saham, kata Dr. Yusuf Qaradhawi adalah hak pemilikan tertentu atas kekayaan satu Perseroan Terbatas (PT) atau atas penunjukan atas saham tersebut.
Sedangkan obligasi adalah perjanjian tertulis dari bank, perusahaan, atau pemerintah kepada pembawanya untuk melunasi sejumlah pinjaman dalam masa tertentu dengan bunga tertentu pula.
Perbedaan Keduanya
“Antara saham dan obligasi terdapat beberapa perbedaan. Saham merupakan bagian kekayaan bank atau perusahann sedangkan obligasi merupakan pinjaman kepada perusahaan, bank, atau pemerintah,” kata ulama besar asal Mesir ini.
Saham, menurutnya memberikan keuntungan sesuai dengan keuntungan perusahaan atau bank, yang bisa banyak atau sedikit sesuai dengan keberhasilan perusahaan atau bank itu, tetapi juga menanggung kerugiannya.
“Sedangkan obligasi memberikan keuntungan tertentu atas pinjaman tanpa bertambah atau berkurang. Pembawa obligasi berarti pemberi hutang atau pinjaman kepada perusahaan, bank, atau pemerintah, sedangkan pembawa saham berarti pemilik sebagian perusahaan dan bank itu sebesar nilai sahamnya.Obligasi dibayar setelah waktu tertentu, sedangkan saham hanya dibayar dari keuntungan bersih perusahaan,” katanya.
Baik saham maupun obligasi, menurut Dr. Yusuf Qaradhawi mempunyai harga tertulis, yaitu harga waktu diterbitkan, dan harga pasar yang tergantung kepada pasar surat-surat berharga.
Keduanya digunakan dalam transaksi antara orang-orang, seperti barang, yang mengakibatkan banyak orang menggunakannya sebagai alat, jual beli untuk memperoleh keuntungan
Hukum Saham dan Obligasi Syariah
Pakar Ekonomi Islam Dr. Irfan Syauqi Beik menegaskan bahwa selama saham dan obligasi tidak mengandung 5 hal yang dilarang dalam Islam maka hal tersebut menjadi halal. Menurut Dr. Yusuf Qaradhawi, obligasi mengandung bunga sehingga haram dalam Islam.
Karenanya, menurut Dr. Irfan Syauqi Dewan Syariah Nasional MUI telah mengeluarkan fatwa terkait saham dan obligasi syariah. Obligasi syariah yang bebas dari riba dan unsur haram belakangan disebut sukuk.
“Saham dan sukuk ini wajib dizakatkan,” kata Dr. Irfan. DSN MUI, menurut Dr. Irfan telah mengeluarkan fatwa dan panduan tentang saham apa saja yang boleh bagi perusahaan.
Ada dua hal menurut MUI yang membuat saham disebut saham syariah.
Core bisnisnya benar. Sebagai contoh bukan keuangan jasa konvensional atau bank konvernsional karena itu haram. Lalu tidak menjual barang yang jelas-jelas haram dan mengandung lima unsur yang dilarang.
Rasio keuangan. Ada 2 indikator yang ditetapkan MUI yaitu jika non halal income kurang dari 10 % dan rasio utang berbasis ribanya 40 %.
“Hal tersebut sesuai dengan fatwa DSN MUI. Karena kita tahu zaman sekarang kita tidak bisa terlepas bebas dari riba 100%. Seperti yang diprediksi Rasulullah bahwa akan ada masa di mana tidak seorang pun terbebas dari riba sekalipun debunya,” kata Dr. Irfan.
Tunaikan Zakat DI SINI. []
Tetap Waspada! Kasus Omicron Indonesia Sudah 19 Orang
25 Des 2021 | 1662
Kementerian Kesehatan RI mencatat total kasus konfirmasi positif varian Omicron di Indonesia hingga Jumat (24/12/2021) telah mencapai 19 orang. Kasus ini meningkat setelah diketahui ...
Meningkatkan Persiapan UTBK dengan Tryout Online UTBK Gratis
12 Jun 2025 | 342
Menghadapi ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) adalah tahap penting bagi para calon mahasiswa di Indonesia. Persiapan yang matang dan tepat sangat dibutuhkan agar dapat meraih hasil yang ...
Keunggulan Website yang telah Terdaftar di Google
13 Jun 2024 | 383
Seiring dengan perkembangan teknologi digital, keberadaan website telah menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi berbagai jenis bisnis. Salah satu hal yang tidak boleh diabaikan ...
Kepercayaan Pengguna RajaBacklink.com: Testimoni tentang Efektivitas Backlink untuk Meningkatkan SEO
24 Maret 2025 | 221
Dalam dunia digital yang semakin kompetitif, optimisasi mesin pencari atau SEO menjadi suatu keharusan. Salah satu elemen penting dalam SEO adalah backlink. Backlink merupakan tautan yang ...
Cara Jitu Strategi Video Pemasaran Untuk Kampanye Bisnis
27 Jun 2024 | 299
Video pemasaran telah menjadi salah satu strategi pemasaran paling efektif dalam dunia bisnis saat ini. Dengan perkembangan teknologi dan preferensi konsumen yang semakin mengarah ke konten ...
Kekuatan Audiens Tersegmentasi: Peran Micro-Influencer dan Interaksi Nyata dalam Promosi Produk
11 Feb 2026 | 154
Kekuatan Audiens Tersegmentasi: Peran Micro-Influencer dan Interaksi Nyata dalam Promosi Produk Zaman di mana brand hanya mengandalkan selebritas papan atas dengan jutaan pengikut ...