RajaKomen
zakat maal harta

Soal Harta dalam Islam

11 Maret 2025
259x
Ditulis oleh : Writer

Dalam kehidupan dunia, kita dikelilingi oleh hal-hal atau benda-benda yang kita klaim sebagai milik kita. Keluarga, rumah, pekerjaan, panca indera, harta, ilmu pengetahuan, keahlian, dan lain sebagainya semua kita sebut sebagai milik kita. Tapi benarkah itu semua milik kita? Sejak kapan semua itu menjadi milik kita?

Hal ini sering kita lupakan. Kita sering lupa bahwa kita bukanlah pemilik mutlak, sampai-sampai bersikap seolah-olah kitalah pemilik sepenuhnya segala hal yang kita anggap hak milik. Sehingga, kita memperlakukannya sesuai dengan selera dan nafsu duniawi, bukan disesuaikan dengan keinginan sang pemilik mutlak, yaitu Allah SWT.

Hal ini juga terjadi pada harta. Kita sering lupa bahwa ia hanyalah titipan dari Allah SWT. Di balik itu sebenarnya ada tanggung jawab, ada amanah, bahkan ada sebagian darinya milik orang lain yang harus kita tunaikan haknya.

Baca Juga : Praktek Zakat di Zaman Rasulullah

Ada beberapa hal yang harus diingat oleh umat Islam dalam menyikapi harta benda, yaitu:

Pertama, harta adalah anugerah dari Allah yang harus disyukuri. Tidak semua orang mendapatkan kepercayaan dari Allah SWT untuk memikul tanggung jawab amanah harta benda. Karenanya ia harus disyukuri sebab jika mampu memikulnya, pahala yang amat besar menanti.

Kedua, harta adalah amanah dari Allah yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik harta melimpah, ada tanggung jawab dan amanah yang mesti ditunaikan. Harta yang tidak dinafkahkan di jalan Allah akan menjadi kotor, karena telah bercampur bagian halal yang merupakan hak pemiliknya dengan bagian haram yang merupakan hak kaum fakir, miskin, dan orang-orang yang kekurangan lainnya.

Firman Allah SWT dalam surah at-Taubah (9) ayat 103,

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Ketiga, harta adalah bekal beribadah. Kekayaan adalah salah satu sarana ibadah. Ia bukan hanya menjadi ibadah kala dinafkahkan di jalan Allah, ia bahkan sudah bernilai ibadah kala manusia dengan ikhlas mencari nafkah untuk keluarganya dan selebihnya untuk kemaslahatan umat. Jika harta dipergunakan sebaik-baiknya, pahala yang amat besar menanti. Namun jika tidak, siksa Allah amatlah pedih.

Demikianlah, semoga kita tergolong orang-orang yang pandai menyikapi harta benda sesuai dengan ketentuan-Nya. Aamiin.

Ditulis oleh Ketua Dewan Pembina Sinergi Foundation, Prof. KH. Miftah Faridl.

SEDEKAH DISINI

Berita Terkait
Baca Juga:
pesantren al-masoem

Pendidikan Karakter Berbasis Al-Quran di Pesantren Modern Al Masoem, Bandung

Pendidikan      

11 Jul 2024 | 670


Pesantren Modern Al Masoem di Bandung merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan karakter dan akhlak siswa. Dengan pendekatan pendidikan ...

Guru Menangis Di Depan Anggota DPR

Guru Menangis Di Depan Anggota DPR

Politik      

11 Feb 2022 | 1306


Sejumlah forum guru honorer kembali mendatangi Kompleks Parlemen Senayan. Kali ini, mereka menyampaikan keluh kesah mereka dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR. Karena ...

 Langkah-Langkah Membuat Konten Media Sosial yang Menarik untuk Promosi Skincare

Langkah-Langkah Membuat Konten Media Sosial yang Menarik untuk Promosi Skincare

Tips      

18 Apr 2025 | 500


Di era digital saat ini, promosi produk skincare melalui media sosial, khususnya Instagram, telah menjadi bagian penting dari strategi pemasaran. Dengan jumlah pengguna yang terus ...

 Begini Cara Algoritma Media Sosial Menilai Like, Comment, dan Share

Begini Cara Algoritma Media Sosial Menilai Like, Comment, dan Share

Tips      

17 Apr 2025 | 327


Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Dengan miliaran pengguna yang aktif, platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan TikTok memanfaatkan algoritma ...

Buzzer

Menghadapi Tantangan Buzzer Pilkada 2029: Peran Penting Rajakomen.com dalam Mengatasi Disinformasi

Politik      

19 Mei 2025 | 197


Di era digital seperti sekarang, media sosial menjadi salah satu arena utama dalam pertempuran opini menjelang pemilihan umum, termasuk Pilkada 2029. Salah satu fenomena yang semakin ...

Strategi Pemasaran Digital 2026: Siap Menghadapi Tantangan Algoritma Pencarian Visual

Strategi Pemasaran Digital 2026: Siap Menghadapi Tantangan Algoritma Pencarian Visual

Tips      

26 Des 2025 | 165


Memasuki tahun 2026, dunia pemasaran digital menghadapi perubahan besar akibat hadirnya algoritma pencarian visual yang semakin berkembang. Teknologi ini mengubah cara konsumen menemukan ...