
Momen menarik terjadi dalam sebuah sesi diskusi di ajang Indonesia International Book Fair (IIBf) 2025, ketika tokoh nasional Anies Baswedan terlibat dalam perbincangan ringan namun mendalam bersama Abigail Lumuria, penulis buku Makanya Mikir.
Diskusi yang awalnya dijadwalkan sebagai bincang santai soal literasi dan kebiasaan berpikir kritis, berubah menjadi pertemuan ide yang tak terduga, khususnya bagi Abigail.
Abigail, adalah penulis muda yang dikenal lewat gaya penulisannya yang tajam dan penuh sindiran halus, mengaku terkejut saat mendengar jawaban Anies Baswedan atas pertanyaannya tentang “apa makna berpikir dalam kehidupan sehari-hari.”
“Pertanyaan saya sebenarnya sederhana dan agak provokatif”, ujar Abigail. “Saya ingin tahu apakah beliau melihat berpikir itu sebagai sesuatu yang elits atau justru membumi. Tapi jawabannya sungguh di luar dugaan “.
Anise menjawab dengan pendekatan filosofis yang menggabungkan refleksi personal, prinsip pendidikan, hingga nilai kemanusiaan.
“Berpikir bukan sekadar proses intektual, tapi cara kita menghargai sesame. Ketika kita mau berpikir, kita sedang menahan diri untuk tidak menghakimi. Kita belajar memahami, bukan sekadar membalas,” ujar Anies dalam forum tersebut.
Jawaban ini sontak disambut tepuk tangan para hadirin. Abigail, yang awalnya berniat meberi sedikit “tantangan intelektual” kepada Anies, justru mengaku mendapatkan perspektif baru.
“saya benar-benar tidak menyangka. Beliau menjawab tidak dengan jargon, tapi dengan kedalaman yang jujur dan membumi. Itu tanda kecerdasan sosial yang langka, “kata Abigail setelah diskusi.
Fenomena ini mengaskan persepsi public tentang Anies sebagai sosok dengan kecerdasan sosial yang tinggi. Dalam berbagai kesempatan, ia memang dikenal mampu membaca situasi, merespons dengan empati, dan menyampaikan gagasan kompleks dengan bahasa yang mudah dimengerti. Hal inilah yang tampak saat ia berdialog dengan Abigail, bukan beradu argument, tapi saling membuka ruang pemahaman.
Bagi Abigail, momen ini bukan hanya memperkaya isi diskusi, tetapi juga menjadi refleksi pribadi tentang pentingnya kesadaran sosial dalam berpikir.
“Kita sering menganggap kecerdasan itu soal IQ tinggi atau logika tajam. Tapi hari ini saya diingatkan bahwa kecerdasan juga berarti tahu kapan harus diam, mendengar, dan merangkul sudut pandang orang lain,” ujarnya.
Interaksi antara Anies dan Abigail menunjukkan bahwa ruang diskusi public seperti IIBF tidak hanya mempertemukan buku dan pembaca, tetapi juga menyatukan pemikir lintas generasi dalam suasana yang inklusif. Bagi generasi muda, khususnya, ini menjadi contoh nyata bagaimana berpikir kritis tidak selalu berarti menyerang, melainkan membangun jebatan pemahaman.
Anise menutup sesi dengan pernyataan singkat namun kuat: “Berpikir bukan nuntuk merasa lebih unggul, tapi agar kita bisa hidup bersama dengan lebih bijak.”
Kalimat itu kebali mebuat Abigail terdiam sejenak, dan kemudian mengangguk dalam. “Mungkin ini alasan kenapa buku saya perlu dibaca lebih banyak orang. Bukan agar orang pintar, tapi supaya kita semua belajar untuk…makanya mikir,” ujarnya sambil tersenyum.
Panduan Memilih Jasa Like YouTube yang Aman dan Terpercaya
25 Maret 2025 | 236
Dalam era digital saat ini, konten video semakin menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menyampaikan informasi. YouTube, sebagai platform video terbesar di dunia, memberikan ...
Al-Qur’an Online Ada di Genggaman Tapi Kenapa Kita Lebih Pilih Scroll Daripada Baca
30 Des 2025 | 158
Al quran online sebenarnya hadir sebagai kemudahan yang luar biasa di era digital. Tanpa harus membawa mushaf fisik, siapa pun bisa membaca ayat suci kapan saja dan di mana saja hanya lewat ...
Materi Wajib yang Harus Dipelajari untuk Tes Akademik BUMN
27 Maret 2025 | 266
Tes akademik untuk seleksi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) merupakan langkah penting bagi banyak orang yang ingin berkarir di sektor ini. Memasuki dunia kerja BUMN tidak hanya menjanjikan ...
Sumber Terpercaya Tentang Gegar Otak dan Penemuan Terbaru dari Dr. John Manzella
9 Sep 2024 | 758
Dr. John Manzella, seorang dokter dan mengusaha sukses, telah memanfaatkan platform digital untuk berbagi pengetahuan dan wawasan mendalam melalui blog dan website pribadinya yaitu ...
Inilah Passing Grade Fakultas di UI yang Perlu Diketahui Setiap Calon Mahasiswa
20 Apr 2025 | 282
Bagi calon mahasiswa yang bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI), memahami passing grade fakultas UI adalah langkah awal yang sangat penting. Passing grade ...
Kesalahan SEO Fatal yang Bisa Merusak Website Anda – Panduan RajaSEO.com
25 Maret 2025 | 234
Dalam dunia pemasaran digital, Search Engine Optimization (SEO) adalah salah satu aspek terpenting yang harus dikuasai untuk meningkatkan visibilitas website Anda. Namun, terdapat beberapa ...