rajabacklink
Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

3 Jun 2021
1319x
 | Ditulis oleh : Admin

Sejak banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, sepertinya menjadi acuan pemerintah untuk mengkerdilkan KPK, agar KPK tidak bisa seenaknya mencari koruptor. Apalagi koruptor dari PDI Perjuangan, jangan sampai diperiksa.

Tahun 2019, sejak awal pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin, langsung dibuat Dewan Pengawas KPK, yang tugasnya, yaitu: memberikan izin untuk penyelidikan terkait kasus korupsi. Jadi, kalau Dewan Pengawas tidak mendapat izin penyadapan, maka tim penyidikan KPK tidak bisa menlanjutkan proses penyadapan.

Proses izin penyadapan membuat KPK tidak ada kerjaan beberapa bulan, sampai akhirnya Mahkamah Agung membatalkan peraturan izin penyadapan ke Dewan Pengawas. Sudah terlambat, koruptor sudah senang, hampir setahun, bebas merdeka.

Walaupun izin penyadapan sudah tidak ada, tetap saja, pimpinan KPK harus lapor ke Dewan Pengawas, hanya saja, proses bisa dilanjutkan tanpa ada persetujuan dari Dewan Pengawas.

Cara baru untuk mengkerdilkan KPK dengan cara, seluruh petugas KPK dijadikan ASN (Aparatur Sipil Negara), sehingga seluruh petugas KPK, akan mengikuti perintah dari pemerintah, karena sebagai ASN.

Cara untuk memberantas orang-orang KPK yang tetap rajin dalam mencari kasus korupsi, dilakukan seleksi, agar orang-orang yang tidak sejalan dengan pemerintah bisa disingkirkan. Seleksi dengan Test Wawasan Kebangsaan (TWK), yang isinya seperti membenturkan agama dan pancasila.

Berbagai macam pertanyaan yang aneh, yang tidak ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan ditanyakan. Yang pasti koruptor makin senang dengan adanya penyingkiran petugas KPK yang rajin mencari kasus KPK.

Pertanyaan aneh yang katanya menyangkut wawasan kebangsaan:

Semua orang china sama saja (setuju/tidak)
Kenapa umur diatas 30 belum menikah?
Kalau kamu jadi istri kedua saya gimana?
Kalau pacaran ngapain saja?
Pilih Pancasila atau Al Quran?
Mau lepas kerudung engga?
Mau terima donor darah dari beda agama lain atau tidak?
Mengucapkan hari raya ke umat agama lain atau tidak?
Guru ngajinya siapa?
Kalau agama alirannya apa?
Kamu kalau sholat pakai qunut engga?
Kamu kalau ikut pengajian aliran apa?

Pertanyaan diatas apakah ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan/sejarah Indonesia?

 

Menurut Ahmad Dhani, seharusnya pertanyaannya seperti ini:

PKI itu pelaku G30S/PKI atau korban?
Minta maaf ke PKI perlu atau tidak?
Bahaya laten itu PKI atau Agama?
Pancasila atau TRI Sila / EKA Sila ?
Negara perlu peran agama atau tidak?
Pendidikan moral pancasila perlu dihapus atau tidak?
Partai paling korup PKS atau PDIP?
Islam yang “ASLI” itu Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW atau Islam Nusantara?
Pancasila itu lebih condong ke Islam atau Komunis?
NASAKOM itu sesuai dengan Pancasila atau tidak?

Nah, mana yang sesuai dengan wawasan kebangsaan Indonesia?

KPK nasibmu kini, apakah sesuai pesanan kerjaan, atau cuma jadi lembaga yang kurang berfungsi dalam pemberantasan korupsi karena sudah disetir pemerintah?

Hanya Jokowi yang bisa menaklukkan KPK, Presiden sebelumnya ngapain?

Berita Terkait
Baca Juga:
Strategi Komunikasi untuk Meningkatkan Penjualan Online

Strategi Komunikasi untuk Meningkatkan Penjualan Online

Tips      

15 Sep 2021 | 1647


Sebagai pebisnis, tentu anda harus memahami dan menerapkan strategi komunikasi untuk meningkatkan penjualan. Penerapan strategi komunikasi tepat tentu bisa membuat calon konsumen tertarik ...

promosi jasa spa

Meningkatkan Visibilitas Bisnis melalui Jasa SEO dan Jasa Terapi Pijat

Bisnis      

8 Jun 2025 | 134


Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, memiliki website yang menarik dan efektif adalah langkah awal yang penting untuk menarik pelanggan. Bagi bisnis yang bergerak di bidang spa, ...

Profil Cucun Ahmad Syamsurijal (PKB) Daerah Pemilihan Jawa Barat II

Profil Cucun Ahmad Syamsurijal, Politisi PKB yang Konsisten Suarakan Aspirasi Rakyat Jabar II

Politik      

12 Jun 2025 | 138


Profil Cucun Ahmad Syamsurijal (PKB) Daerah Pemilihan Jawa Barat II menjadi sorotan penting dalam arena politik Indonesia. Cucun, sebagai calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa ...

Instagram

Tren Baru di Instagram: Like Story Jadi Ukuran Popularitas Baru?

     

10 Apr 2025 | 144


Instagram, salah satu platform media sosial paling populer di dunia, terus berevolusi dan memperkenalkan fitur-fitur baru yang menarik. Salah satu tren terbaru yang muncul di kalangan ...

Simulasi Tryout Online UTBK Gratis dengan Soal Asli dan Hasil Instan

Simulasi Tryout Online UTBK Gratis dengan Soal Asli dan Hasil Instan

Pendidikan      

13 Mei 2025 | 238


Menghadapi ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dikenal dengan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) adalah tantangan besar bagi setiap calon mahasiswa. UTBK ...

 Langkah-Langkah Efektif Membangun Komunitas Brand di TikTok

Langkah-Langkah Efektif Membangun Komunitas Brand di TikTok

Tips      

6 Apr 2025 | 169


Membangun komunitas brand di TikTok bukanlah hal yang mudah, tetapi dengan strategi yang tepat, Anda dapat menciptakan hubungan yang kuat dengan audiens, terutama bagi Usaha Mikro Kecil dan ...