MU
Inilah Penyebab Memanasnya Hubungan AS dan Iran

Inilah Penyebab Memanasnya Hubungan AS dan Iran

10 Jan 2020
620x
 | Ditulis oleh : Admin

Tanggal 3 januari 2020, Qassem Suleimani selaku panglima pasukan Al Quds tewas terbunuh oleh serangan drone AS di Baghdad, Iran. Lantas apa sebenarnya penyebab munculnya serangan AS yang menewaskan salah satu orang penting di Iran ini? 

Berawal dari kondisi politik di Iraq. Pasca tewasnya Saddam Husein, kondisi politik di Iraq diharapkan dapat stabil, namun hal ini bertolak belakang dengan harapan. Masyarakat iraq terbagi kedalam 2 kelompok yaitu Kurdi dan Syiah. Dua kelompok ini memiliki kekuatan yang besar di Iraq dan masing - masing kelompok berada dibawah kontrol AS dan Iran pada saat itu. Kelompok Kurdi didukung oleh pemerintah AS untuk menggulingkan Saddam Husein sedangkan pasukan Al Quds Iran melalui Garda Revolusi melatih para milisi syiah iraq. 

Pasukan Al Quds memiliki tugas untuk menyebarkan revolusi Iran di luar Iran. Sedangkan pemerintah AS menjalankan misinya untuk menghancurkan Iraq mellaui kelompok Kurdi. Sebagai bentuk dukungan, Iran menyediakan wilayah perbatasannya sebagai tempat untuk basis pendaratan pesawat tempur AS. 

Dalam kondisi itu, hubungan Iran dan AS sangat dekat karena saling mendukung dalam menjalankan misinya untuk menghancurkan Iraq. Adapun tujuan mereka ingin menghancurkan Iraq adalah untuk membentuk pemerintahan baru yang dikelola oleh pemerintahan AS dan Iran. 

Setelah berjalan cukup lama, hubungan AS dan Iran mulai memburuk pada saat pengaruh Iran mendominasi masyarakat Iraq. Masyarakat banyak melakukan demonstrasi untuk menolak revolusi Iran, namun para milisi Iraq menghadapinya secara brutal. Pada saat itu, Iraq benar - benar terbelah antara pendukung AS dan pendukung Iran.

Sampai pada puncaknya, tanggal 27 Desember 2019 milisi dukungan Iran menyerang pangkalan militer Iraq di Kirkuk yang menewaskan 1 kontraktor AS serta melukai puluhan tentara AS dan Iraq. Setelah kejadian tersebut, AS melakukan serangan balasan yang menewaskan 25 milisi dan melukai 50 milisi. Karena kejadian itu, para milisi menyerang kedutaan AS di Baghdad. 

AS menuduh Iran melalui Garda Revolusi dan Kataib Hizbullah telah terlibat dalam pengepungan di kedutaan AS. Karena tuduhan tersebut, pada tanggal 3 Januari 2020. Militer AS atas perintah Donald Trump telah berhasil menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis (pemimpin Kataib Hizbullah) dan Qassem Suleimani (Panglima AL-Quds, Pasukan Khusus Garda Revolusi). Pembunuhan tersebut dilatarbelakangi oleh upaya AS untuk menjaga pemerintah AS dari pihak yang ingin mengusiknya. 

Baca Juga:
Cara Memilih Tas Sesuai Kebutuhan

Cara Memilih Tas Sesuai Kebutuhan

Fashion      

9 Feb 2021 | 83


Berikut adalah tips bagaimana cara memilih tas sesuai dengan kebutuhan, rasanya ini sangat penting juga untuk diperhatikan. Ada beragam tas yang sekarang ini dapat anda pilih sesuai dengan ...

Pingin Tau Kemampuan Belajar Kamu Sampai Mana! Try out Bisa Jadi Solusinya

Pingin Tau Kemampuan Belajar Kamu Sampai Mana! Try out Bisa Jadi Solusinya

Tips      

11 Feb 2020 | 292


Dapat kita ketahui siswa yang menduduki jenjang pendidikan terakhir biasanya akan mulai menguji pengetahuan belajarnya untuk mempersiapkan ujian nasional yang segera menantinya. Selain itu ...

Detoks Tubuh dengan Lakukan 3 Langkah Ini

Detoks Tubuh dengan Lakukan 3 Langkah Ini

Kecantikan      

4 Feb 2020 | 659


Menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan dari luar yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang sehat melainkan menjaga kesehatan adalah dengan mengeluarkan racun yang terdapat di dalam tubuh ...

6 Inspirasi Model Batik Sarimbit Saat Acara Lamaran

6 Inspirasi Model Batik Sarimbit Saat Acara Lamaran

Fashion      

11 Jun 2020 | 350


Lamaran adalah momen yang sakral dalam hidup, yang memerlukan persiapan yang sangat panjang dan matang; termasuk untuk batik sarimbit yang akan dikenakan. Penampilan adalah hal yang paling ...

Pelaku Pembunuh Bocah 6 Tahun Alami Gangguan Jiwa

Pelaku Pembunuh Bocah 6 Tahun Alami Gangguan Jiwa

Nasional      

8 Maret 2020 | 366


Peristiwa pembunuhan yang terjadi kepada seorang bocah berusia 6 tahun di Jakarta Pusat telah menggegerkan dunia berita nasional. Hal ini menarik perhatian seorang psikolog anak, Seto ...

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Gadget      

1 Okt 2020 | 151


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...