RajaKomen
Sutiyoso: Prabowo Terlalu Emosian, Berbeda dengan Sikap Anies Baswedan yang Kalem

Sutiyoso: Prabowo Terlalu Emosian, Berbeda dengan Sikap Anies Baswedan yang Kalem

9 Feb 2024
386x
Ditulis oleh : Writer

Masih ingatkah bagaimana Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit, telah mempublikasikan analisis terbaru melalui akun media sosial X? Fokus dari telaah ini adalah pada percakapan yang terjadi di X terkait ketiga calon presiden RI: Anies, Prabowo, dan Ganjar mulai dari tanggal 3 Februari pukul 00.00 WIB hingga 4 Februari pukul 11.59 WIB. 

Disebutkan bahwa Anies dan Prabowo saling bersaing sebagai calon presiden yang paling banyak disebut dalam X, meskipun demikian Anies masih memimpin. Disebutkan, terdapat 47.613 kali penyebutan tentang Anies di platform yang dahulu dikenal sebagai Twitter ini. Sedangkan Prabowo di-mention sebanyak 44.533 kali. Dalam telaah ini, Ganjar adalah calon presiden yang paling sedikit dibicarakan di X, dengan hanya 28.491 kali penyebutan. 

Kabar baiknya, Mayoritas percakapan tentang Anies cenderung positif, mencapai 90%. Di sisi lain, mayoritas percakapan tentang Prabowo didominasi oleh sentimen negatif, yakni sebanyak 63%. 

Wakil Ketua Dewan Penasehat Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Sutiyoso, mengatakan bahwa Prabowo Subianto tampil dalam keadaan emosional selama debat calon presiden pada hari Minggu (7/1/2024), sehingga tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Menurut Sutiyoso, penampilan Prabowo di debat tersebut dinilai kurang memuaskan. 

Tentunya tak perlu diperdebatkan karena banyak mata yang menyimak debat saat itu. Selama debat berlangsung, memang banyak yang mengomentari perdebatan antara Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo ke Prabowo Subianto. 

Begitulah debat, jika berkomitmen mengikuti “lomba debat”, tak ada yang namanya baper. Sisi emosional Prabowo muncul ketika debat saat itu. Walaupun pada debat terakhir emosi Prabowo tak seterpancing seperti saat debat sebelumnya, kesan yang dilihat netizen sebelumnya sudah sangat mendalam. Jejak digital pun tak bisa berbohong. Siapapun bisa kembali melihat seperti apa emosionalnya Prabowo saat berdebat di bulan Januari itu. 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa definisi DEBAT adalah pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. 

Tergantung bagaimana kepiawaian dalam menjawab pertanyaan yang diberikan, bukannya baper karena menganggap “pertanyaan terlalu personal”. Justru sebenarnya kepiawaian dalam beretorika seorang calon pemimpin negara ini bisa dinilai dari debat tersebut.  

Jika menghadapi serangan dari lawan debat di atas panggung saja tidak bisa, bagaimana bisa menghadapi tantangan yang lebih besar dari negara-negara lain? Apakah akan ditanggapi dengan emosional, memplesetkan OMON-OMON, ngomong di depan para pendukungnya dengan mengeluarkan kata “GOBLOK”, atau membuat video yang emosional? 

"Dia (Anies) selalu mempersiapkan dirinya dengan baik karena kami telah merencanakannya secara matang. Dia memiliki pemahaman yang mendalam tentang masalah-masalah yang dihadapi, dan dia menyampaikannya dengan cara yang substansial dan teratur, menggunakan kalimat-kalimat yang terstruktur dengan baik sehingga mudah dipahami," ungkap Sutiyoso dalam acara "Sapa Indonesia Pagi" di Kompas TV pada hari Senin (8/1/2024). 

"Sama halnya dengan 03 (Ganjar), saya kaget karena ternyata dia menguasai materi dengan baik. Ekspektasi kita yang salah semalam adalah terhadap 02 (Prabowo), kami mengira dia akan tampil dengan luar biasa, namun ternyata sebaliknya," tambah Sutiyoso lagi. 

Tak bisa dipungkiri, rekam jejak siapapun, sekali pun pemimpin sangat mudah ditemukan saat ini. Rekam jejak yang berderet tak bisa berdusta. Netizen takkan melupakan bagaimana cara Prabowo menarik jaket Menteri Bahlil dengan kasar saat Debat Cawapres Desember lalu. Melihat ini saja bisa dinilai Prabowo tak menghargai Menter Bahlil, bukan? Siapa yang mau dipimpin oleh seseorang yang berkarakter kasar? 

Jangan berlindung di balik excuse bahwa “pemimpin adalah manusia biasa”. Justru pemimpin memiliki kelebihan dibandingkan orang biasa maka dia harus memiliki kemampuan untuk memimpin dirinya sendiri, termasuk dalam mengekspresikan keadaan emosinya. Bukankah etika umum di negeri ini mengajarkan siapapun harus memiliki etika dalam bersikap, bertata krama, dan dalam mengekspresikan emosinya? 

Berita Terkait
Baca Juga:
Membangun Semangat Berwirausaha di Kalangan Mahasiswa: Meraih Kemandirian Finansial

Membangun Semangat Berwirausaha di Kalangan Mahasiswa: Meraih Kemandirian Finansial

Pendidikan      

11 Jan 2024 | 847


Dalam era dinamis ini, mahasiswa semakin mengakui pentingnya hidup mandiri secara finansial, mendorong mereka untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan menggenggam peluang wirausaha yang ...

pesantren modern di bandung

Dari Pesantren ke Masyarakat: Mewujudkan Generasi Berakhlak

Pendidikan      

27 Mei 2025 | 111


Pesantren telah lama menjadi bagian integral dalam membentuk karakter anak-anak Indonesia. Di era modern ini, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar agama, namun juga ...

Simulasi Tryout Online UTBK Gratis dengan Soal Asli dan Hasil Instan

Simulasi Tryout Online UTBK Gratis dengan Soal Asli dan Hasil Instan

Pendidikan      

13 Mei 2025 | 236


Menghadapi ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dikenal dengan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) adalah tantangan besar bagi setiap calon mahasiswa. UTBK ...

Cara Membangun UMKM Agar Meningkatkan Penjualan Produk

Cara Membuat Logo dan Identitas Visual yang Kuat untuk UMKM

Bisnis      

6 Apr 2025 | 207


Membangun brand UMKM yang kuat adalah langkah penting untuk meningkatkan penjualan produk dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Di era digital seperti sekarang, identitas visual yang ...

Tumit Sakit Saat Bangun Tidur, Ketahui Penyebabnya

Tumit Sakit Saat Bangun Tidur, Ketahui Penyebabnya

Tips      

23 Okt 2024 | 408


Tumit sakit saat bangun tidur sering dikaitkan dengan asam urat atau kolesterol. Padahal penyebab sakit di aera tumut lebih erat hubungannya dengan aktivitas sebelum tidur. Rasa sakit ...

Berlatih Seperti di Ujian Sebenarnya dengan Tryout CPNS dengan Ranking Nasional Gratis

Berlatih Seperti di Ujian Sebenarnya dengan Tryout CPNS dengan Ranking Nasional Gratis

Pendidikan      

11 Mei 2025 | 137


Menjelang seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), banyak calon peserta yang mulai mempersiapkan diri dengan serius. Salah satu cara efektif untuk mempersiapkan ujian ini adalah dengan ...