RajaKomen
Pengamat Politik: Takut Sama Anies? Lawan Secara Fair, Jangan Dijegal !

Pengamat Politik: Takut Sama Anies? Lawan Secara Fair, Jangan Dijegal !

9 Feb 2021
1404x
Ditulis oleh : Writer

“Politik itu kejam” memang bukan sekedar tulisan atau perkataan saja, buktinya dalam berpolitik memang tidak pandang lawan maupun kawan. Tapi jika satu orang gubernur saja bisa bikin gaduh istana berarti memang gubernur tersebut memiliki kemampuan yang sangat diperhitungkan lawannya, teman saja bisa dilumat apalagi yang sudah jelas bisa jadi lawan politik mereka pada pemilu nanti.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi mencermati wacana Pilkada serentak 2022-2023 menggantikan Pilkada serentak 2024 yang diduga demi memberi panggung politik bagi Anies Baswedan. Menurutnya, pertarungan Pilpres mestinya dilakukan secara adil.

Terpantau, fraksi di DPR sempat terpecah dalam membahas RUU Pemilu, khususnya soal wacana pelaksanaan Pilkada serentak 2022 dan 2023. Kubu penolak Pilkada 2022-2023 diduga yang ingin menyulitkan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

“Proses pemilihan harus fair dan siapa yang dipilih harus fair. Jangan kemudian alasan takut sama Anies (Pilkada 2022) jadi panggung untuk(Pilpres 2024),” kata Burhanuddin dalam Webinar IPI pada Senin (8/2).

Burhanuddin mengingatkan agar lawan politik Anies bertarung secara adil, yaitu lewat pesta demokrasi. Ia menyayangkan jika pesaing Anies justru berusaha menjegal Anies lewat perubahan regulasi Pemilu.

“Kalau tidak setuju Anies ya ditantang dalam pemilu yang fair. Jangan aturan mainnya yang disingkirkan. Harusnya main dalam permainan (Pemilu) yang sama,” ujar Burhanuddin.

Burhanuddin menyerukan partai politik untuk menemukan kandidat melawan Anies ketimbang sibuk menyulitkan Anies.

“Buatlah calon yang lebih kuat dari Anies,” sebut Burhanuddin.

Di sisi lain, Burhanuddin menilai sebagian parpol mestinya tak terlanjur phobia dengan Anies. Sebab ia mendapati elektabilitas Anies cenderung biasa-biasa saja. Elektabilitas Anies jika ingin mengikuti jejak Joko Widodo dari Gubernur DKI Jakarta menjadi Presiden belum bisa disamakan.

“Dalam hasil survei saya, Anies enggak kuat-kuat amat sebagai Presiden. Pun elektablitas Anies tidak jauh di atas angin dibanding waktu Jokowi jadi Gubernur 2012 (untuk nyapes 2014). Anies lebih rata dan aproval ratingnya biasa saja,” ungkap Burhanuddin.

Sebelumnya, mayoritas fraksi di DPR dipastikan menolak revisi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dengan begitu maka Pilkada serentak 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan pada 2024 sesuai dengan UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Tercatat, fraksi-fraksi yang awalnya mendukung revisi UU Pemilu adalah PKS, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Golkar. Belakangan, Partai Golkar dan Partai Nasdem akhirnya sepakat menolak revisi UU Pemilu.

Diketahui, survei nasional IPI menunjukan masyarakat cenderung memilih Pilkada tidak digelar serentak dengan Pilpres dan Pileg di tahun 2024. Sebesar 63,2 persen responden survei nasional ini menghendaki Pilkada dipisah dengan Pilpres dan Pileg. Burhanuddin menyerukan partai politik untuk menemukan kandidat melawan Anies.

Berita Terkait
Baca Juga:
Rekomendasi Platform Belajar Online SD yang Interaktif dan Menyenangkan

Rekomendasi Platform Belajar Online SD yang Interaktif dan Menyenangkan

Pendidikan      

11 Maret 2025 | 301


Di era digital saat ini, pendidikan tidak lagi terikat dalam ruang kelas yang konvensional. Platform belajar online SD menjadi pilihan utama bagi orang tua dan anak-anak untuk mendukung ...

Bisnis Online Kreatif Menjual Ebook dan Modul Digital

Bisnis Online Kreatif Menjual Ebook dan Modul Digital

Tips      

11 Jun 2026 | 72


Produk digital semakin diminati karena sifatnya yang praktis dan mudah diakses. Salah satu produk digital yang populer adalah ebook dan modul pembelajaran. Konsep bisnis online kreatif ...

Memilih Jasa SEO Secara Cermat untuk Mendukung Kinerja Website yang Lebih Efektif

Memilih Jasa SEO Secara Cermat untuk Mendukung Kinerja Website yang Lebih Efektif

Tips      

20 Jun 2026 | 41


Perkembangan teknologi dan meningkatnya aktivitas digital telah menjadikan website sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan bisnis modern. Website saat ini tidak lagi ...

Fase Pembelian Konsumen

Ini Trik Biar Konsumen Bukan Sekadar Nonton Aja Tapi Beli. Kamu Paham Fase ZMOT, FMOT, SMOT?

Tips      

30 Des 2025 | 208


Perjalanan pembelian konsumen modern bukan sekadar melihat produk lalu memutuskan membeli; ada fase-fase halus yang sering luput dari strategi pemasaran biasa, yakni fase pembelian konsumen ...

Cara Ampuh Meningkatkan Interaksi Media Sosial untuk Brand dan Konten

Cara Ampuh Meningkatkan Interaksi Media Sosial untuk Brand dan Konten

Tips      

23 Des 2025 | 193


Di era digital saat ini, interaksi media sosial menjadi salah satu indikator penting keberhasilan bagi brand, bisnis, maupun kreator konten. Memiliki banyak pengikut memang terlihat ...

Teknologi Pangan S1_image

Bagaimana Cara Mendapatkan Beasiswa Rektor S1 Teknologi Pangan dengan Bebas Biaya Kuliah Hingga Lulus

Pendidikan      

21 Maret 2026 | 64


Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 telah dibuka secara resmi di berbagai institusi pendidikan tinggi untuk memfasilitasi kebutuhan para lulusan sekolah menengah atas yang ...