RajaKomen
Jokowi Minta Menteri Tak Pakai Fasilitas Negara Saat Kampanye

Jokowi Minta Menteri Tak Pakai Fasilitas Negara Saat Kampanye

13 Sep 2023
4664x
 | Ditulis oleh : Admin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan memberikan izin cuti kepada jajaran menterinya yang ingin mencalonkan diri menjadi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres), pada Pemilu 2024 mendatang. 

Hanya saja, Jokowi mengingatkan agar sang menteri tersebut mengajukan cuti saat kampanye dan tidak menggunakan fasilitas negara.

"Diizinkanlah. Dari dulu-dulu juga begitu," kata Jokowi di Gudang Bulog Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/9).

Jokowi pun meyakini, roda pemerintahannya tidak akan terganggu jika nantinya para menterinya yang maju menjadi capres maupun cawapres mengajukan cuti. "Sistem birokrasi kita ini sudah mapan," serunya.

Meski begitu, Jokowi menegaskan para menteri yang ikut kontestasi Pemilu 2024, tidak menggunakan fasilitas negara saat berkampanye. 

Selain itu, menteri yang mencalonkan diri juga diminta agar mengambil cuti saat berkampanye.

Dia sendiri menyerahkan ketentuan pencalonan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang ikut kontestasi Pemilihan Umum Presiden 2024 kepada aturan Komisi Pemilihan Umum.
 
 "Aturannya seperti apa kalau aturannya tidak boleh, tidak usah mundur ya enggak apa-apa. Yang paling penting tidak menggunakan fasilitas negara. Yang kedua kalau kampanye cuti. Aturannya jelas," jelasnya.
 
Seperti diketahui, ada beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang sejauh ini digadang-gadang akan maju bersaing dalam pemilu 2024 mendatang baik pilpres maupun pileg. Fi antaranya adalah Menhan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Basuki dan Sri Mulyani
Di luar nama-nama tersebut, pengamat politik Ujang Komarudin menilai, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memiliki kecocokan sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo.

"Kalau dua nama tokoh yang disebut masuk bursa cawapres, menurut saya cocok-cocok saja, bagus-bagus saja,” serunya.

Ujang menjelaskan, Basuki adalah kader PDI Perjuangan dengan sosok sederhana dan jujur. Karakteristik itu disebutnya cocok dengan kriteria PDIP.

“Pak Basuki kader PDIP, dia generasi tua dan tidak menjadi ancaman di PDIP. Jadi kalau Hadimulyo dicawapreskan, ya cocok saja, pas untuk PDIP,” katanya.

Sementara itu, Sri Mulyani merupakan tokoh perempuan yang bergelut dan punya keahlian di bidang ekonomi sehingga keduanya bisa cocok mendampingi Ganjar. 

Namun secara kans, Ujang menilai Basuki punya peluang besar menjadi cawapres pendamping Ganjar. Basuki disebut Ujang lebih bisa diterima PDIP
 
“Pak Basuki lebih cocok, lebih pas lah, lebih bisa diterima PDIP dan kader sendiri. Secara pembawaan santai, kalem, bijaksana, pekerja keras. Itu yang disukai oleh PDIP dan Megawati,” ungkapnya.
 
Sebab itu, kata Ujang, peluang menjadi cawapres Ganjar terbuka lebar bagi keduanya. Menurut Ujang, penentuan dan pengumumannya tinggal menunggu waktu saja.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu. 

Namun, partai atau gabungan partai tersebut harus memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. 

Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

(validnews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Manfaat Content Marketing Mendongkrak Bisnis Kecil

Manfaat Content Marketing Mendongkrak Bisnis Kecil

Tips      

27 Jun 2024 | 339


Content marketing merupakan strategi pemasaran yang kini semakin populer dan menjadi kunci utama bagi bisnis kecil untuk meningkatkan eksistensi dan pertumbuhan. Dengan menggunakan konten ...

Persiapan Optimal Menghadapi Tryout Online Geografi UTBK

Persiapan Optimal Menghadapi Tryout Online Geografi UTBK

Pendidikan      

24 Jun 2025 | 160


Mempersiapkan ujian adalah tahapan penting dalam mencapai kesuksesan akademik. Salah satu ujian yang kini menjadi fokus banyak siswa di Indonesia adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer ...

Menjawab Tantangan Zaman melalui Digital Marketing Lembaga Pendidikan yang Terintegrasi

Menjawab Tantangan Zaman melalui Digital Marketing Lembaga Pendidikan yang Terintegrasi

Pendidikan      

12 Feb 2026 | 130


Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat memilih lembaga pendidikan. Saat ini, calon siswa dan orang tua tidak lagi hanya ...

Memilih Kulkas 1 Pintu yang Tepat untuk Kebutuhan Keluarga dengan Desain Elegant dari Polytron

Memilih Kulkas 1 Pintu yang Tepat untuk Kebutuhan Keluarga dengan Desain Elegant dari Polytron

Lifestyle      

13 Maret 2023 | 776


Memiliki kulkas tentu saja sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minuman keluarga. Seperti kulkas 1 pintu biasanya memiliki ukuran yang cukup untuk menyimpan makanan dan ...

Cara Mengatasi Demam Panggung Saat Live Streaming Bagi Kreator Pemula

Cara Mengatasi Demam Panggung Saat Live Streaming Bagi Kreator Pemula

Tips      

20 Jun 2026 | 44


Menekan tombol "Mulai Live" atau Go Live di media sosial sering kali membutuhkan keberanian yang luar biasa bagi seorang pembuat konten baru. Berbeda dengan konten video biasa ...

Update Terbaru Passing Grade SNBT IPB dan Proses Pendaftaran

Update Terbaru Passing Grade SNBT IPB dan Proses Pendaftaran

Pendidikan      

19 Apr 2025 | 550


Setiap tahun, berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia menggelar seleksi masuk, termasuk Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terkenal dengan jurusan-jurusan unggulannya. Salah satu ...