
Kali ini, https://www.teknobgt.com/ akan membahas tentang kegiatan MPLS di tahun ajaran baru, mulai dari tujuan, manfaat, hingga peran penting guru dan orang tua. Dimana setiap tahun ajaran baru, sekolah-sekolah di seluruh Indonesia menyabut kedatangan peserta didik baru melalui kegiatan yang dikenal dengan MPLS yaitu Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Bagi sebagian orang tua, terutama yang anaknya baru pertama kali masuk jenjang TK, SD, SMP, atau SMA, MPLS bisa menjadi sesuatu yang baru dan membingungkan. Sementara bagi guru, MPLS adalah momen penting untuk membangun kesan pertama yang positif bagi peserta didik.
Lalu apa sebenarnya MPLS itu? Apa tujuannya, dan apa saja yang perlu diketahui oleh orang tua dan guru untuk memastikan kegiatan tersebut bermanfaat dan aman bagi anak-anak.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah kegiatan resmi yang diselenaggarakan oleh satuan pendidikan di awal tahun ajaran baru. Tujuannya adalah membantu peserta didik baru agar:
MPLS diatur secara resmi oleh Kementrian Pendidikan, dan kegiatan ini telah menggantikan praktik lama seperti ospek atau perpeloncoan yang sering kali bermuatan kekerasan dan intimidasi.
MPLS umumnya dilaksanakan selama tiga hari pertama tahun ajaran baru. Meski singkat, masa ini sangat penting untuk memberikan pengalaman pertama yang positif kepada siswa baru.
Bentuk kegiatan MPLS sangat bervariatif, tergantung jenjang pendidikan dan kreativitas sekolah. Berikut adalah beberapa contoh kegiatan MPLS, antara lain:
Yang pernting, semua kegiatan itu harus berorientasi pada pengembangan karakter dan kenyamanan siswa, tanpa ada unsur kekerasan fisik maupun verbal.
Orang tua harus memahami bahwa MPLS bukan sekedar formalitas, tetapi bagian penting dari transisi anak ke lingkungan belajar yang baru. Memberikan dukungan penuh kepada anak selama MPLS akan membantu anak merasa lebih percaya diri dan tenang.
Biasanya sekolah akan memberikan surat edaran atau informasi jadwal MPLS jauh hari sebelumnya. Pastikan orang tua membaca informasi ini dengan seksama, termasuk pakaian yang harus dikenakan, perlengkapan yang perlu dibawa, hingga waktu masuk dan pulang.
Bagi anak-anak yang baru pertama kali bersekolah atau naik jenjang, kecemasan adalah hal yang wajar.orang tua perlu memberikan penguatan positif dengan memberikan motivasi seperti:
“Kamu pasti bisa berteman dengan baik”
“Kalau bingung, kamu boleh tanya ke guru ya”
“Kamu harus percaya diri dan selalu berdoa ya, semangat”
Jangan lupa tanyakan bagaimana perasaaan anak setelah mengikuti hari pertama MPLS.
Jika anak memiliki kondiri khusus, seperti alergi makanan, kebutuhan khusus, atau rasa takur berlebihan, sebaiknya sampaikan infor masi ini kepada pihak sekolah sejak awal agar bisa ditangani dengan baik.
Guru dan panitia MPLS sebaiknya merancang kegiatan yang mendidik dan menyenangkan. Hindari kegiatan yang melelahkan secara fisik atau membebani mental siswa. Fokuskan pada pengembangan karakter, literasi sekolah, dan keterampilan sosial.
MPLS adalah momen pertama anak mengenal sekolah baru. Guru harus menciptakan suasana yang hangat, inklusif, dan bebas dari perundangan. Kesan pertama sangat menentukan bagaimana siswa merasa diterima dan termotivasi.
Jika MPLS melibatkan siswa-siswa senir, pastikan mereka telah diberi pelatihan tentang kepemimpinan, etika, dan peran mereka sebagai teladan. Pengawasan dari guru tetap harus dilakukan penuh untuk menghindari praktik senioritas yang menyimpang.
Setelah MPLS selesai, lakukan evaluasi kegiatan bersama guru dan peserta didik. Apa yang berjalan baik? Apa yang perlu diperbaiki tahun depan? Dokumentasi berupa foto, video, atau laporan singkat juga penting sebagai bahan pertanggungjawaban dan arsip.
Setiap tahun, bentuk kegiatan MPLS bisa mengalami penyesuaian mengikuti isu terkini. Misalnya:
Dengan demikian, penting bagi sekolah untuk terus menyesuaikan kegiatan MPLS dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa masa sekarang.
MPLS adalah momen transisi yang penting bagi peserta didik baru. Kegiatan ini bukan hanya memperkenalkan ruang kelas atau peraturan sekolah, tetapi juga berperan dala mmembentuk rasa percaya diri, semangat belajar, dan hubungan sosial yang sehat.
Orang tua berperan besar dalam mendukung secara emosional dan logistic, sementara guru bertanggung jawab menciptakan kegiatan yang bermakna, aman dan mendidik. Jika dijakankan dengan baik, MPLS bisa menjadi pengalaman awal yang menyenangkan dan membekas positif dalam perjalanan pendidikan seorang anak.
Dapatkan berbagai macam berita terkini seputar teknologi, gadget, aplikasi, dan perkembangan digital di https://www.teknobgt.com/. Situs ini menyajikan informasi menarik, tips teknologi, dan update terbaru yang relevan untuk Anda pecinta teknologi.
Memanah di SMP Islam Di Bandung: Meningkatkan Potensi Siswa Melalui Ekstrakurikuler
17 Mei 2024 | 443
SMP Islam di Bandung memberikan kesempatan bagi siswa-siswinya untuk mengembangkan potensi di luar kegiatan akademis. Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang sangat diminati oleh siswa ...
Pola Hidup Sehat dengan Mengkonsumsi Buah Dan Sayur Ditengah Wabah Covid 19
20 Mei 2020 | 1696
Pola hidup sehat dapat membantu anda untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh inilah yang dibutuhkan untuk melawan berbagai penyakit seperti virus Covid 19 atau yang disebut juga ...
Buat Kamu Yang Mau Mendapatkan Skin Gratis di Game Free Fire Begini Caranya
19 Agu 2020 | 3917
Siapa yaa yang gak tertarik dengan skin gratis di game free fire? Pastinya donk semua mau, nah buat sobat semua kali ini kita akan coba kasih trik kepada semuanya biar pada kenal, gimana ...
Strategi Politik yang Licik Demi Memuluskan Dinasti Politik Jokowi
31 Jan 2024 | 314
Program Bantuan Sosial (Bansos) yang akan dibagikan oleh pemerintah pada tanggal 1-13 Februari 2024 sedang menjadi topik hangat dalam politik Indonesia. Pasalnya, Presiden Joko Widodo ...
Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan Karakter di Pesantren Modern Al Masoem
11 Jul 2024 | 556
Pesantren Modern Al Masoem telah menjadi ikon pendidikan di Bandung dengan memberikan pendekatan berciri khas dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan karakter. Sebagai SMA Islam dan SMA ...
Penerapan Teknologi dalam Pembelajaran di SMP Islam Al Masoem Bandung
19 Jun 2024 | 292
SMP Islam Al Masoem Bandung merupakan salah satu sekolah menengah pertama yang berkomitmen untuk memperkenalkan teknologi dalam pembelajaran. Dengan visi dan misi untuk meningkatkan ...