rajatv
PDIP Sudah Tidak Bisa Lagi Dipercaya Dalam Urusan Pancasila

PDIP Sudah Tidak Bisa Lagi Dipercaya Dalam Urusan Pancasila

25 Jun 2020
1877x
Ditulis oleh : Writer

Drama RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) sepertinya masih akan berlanjut, meskipun keputusan dari pemerintah akhirnya menunda pembahasan RUU-HIP setelah banyak menuai polemik dan ketidaksetujuan dari berbagai pihak. Tapi PDIP dan partai pendukung RUU ini tidak akan berhenti sampai disini, karena memang status pembahasannya hanya di tunda.

Ada pelajaran besar dari drama RUU-HIP yang berhubungan dengan PDIP, yaitu Pancasila tidak akan aman selama PDIP masih menjadi partai penguasa di negeri ini. Atau sebelum bubarnya partai banteng ini akan selalu ada yang mengutak-atik dasar negara kita dan bahkan akan mereka ganti menjadi Trisila atau Ekasila.

Meskipun mereka akhirnya memasukkan Tpa MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang larangan komunis (PKI) dan menggugurkan pasal 7 tentang pemerasan Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila, tetap saja PDIP tidak bisa dipercaya sampai kapan pun sampai mereka benar-benar bubar atau tidak lagi menjadi partai yang berkuasa di negeri ini. Karena PDIP untuk saat ini dan kedepannya sudah tidak akan dipercaya lagi sebagai tempat untuk menitipkan Pancasila.

Dari kelima butir pancasila, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa (KYME) yang paling ingin merka ubah, bahkan para elit Partai Banteng sudah melecehkan dan ada gagasan untuk mengganti sila pertama menjadi “Ketuhanan Yang Berkebudayaan (KYB)”. Sudah bisa ditebak kemana arah mereka yaitu secara perlahan akan melenyapkan total dasar ketuhanan dalam kehidupan berbagai umat.

Yang paling tersakiti dengan RUU-HIP ini tentunya adalah umat Islam dan umat akan mencatat masalah ini, semua sudah terang benderang dilihat dari pemikiran mereka untuk memeras lima sila menjadi tiga atau dua, bahkan mungkin hanya menyisakan satu butir Pancasila saja. Dan tidak diragukan lagi PDIP sedang membidik sila ketuhanan seakan-akan mereka sudah gerah dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.

Mereka para politisi PDIP berkilah bahwa inisiatif perubahan butir-butir Pancasila bukan dari partai merka yakni PDIP, mereka mengatakan seperti terfitnah soal pembahasan Pancasila dan soal peniadaan Tap MPRS larangan komunisme-PKI di deretan konsideran RUU. Tapi semua orang bisa menulusuri kronologi RUU “toxic” tersebut, siapa sebenarnya yang mengusulkan.

Entah dengan alasan ingin tetap berada di pemerintahan atau merasa takut dibuang, parpol-parpol lain yang ada di pemerintahan dengan teganya mendukung pembahasan RUU busuk ini. Hanya ada dua Partai yang menolaknya yakni PKS dan partai Demokrat. PKS menolak karena alasan yang sangat mendasar, sementara Demokrat menolak dengan alasan tidak baik membahas RUU disaat masa pandemi Covid-19.

Baca Juga:
Penilaian Janji Politik Prabowo: Berdayakan KPK di Tengah Kekhawatiran Nepotisme

Penilaian Janji Politik Prabowo: Berdayakan KPK di Tengah Kekhawatiran Nepotisme

Nasional      

16 Feb 2024 | 449


Isu penindakan tindak pidana korupsi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam debat calon presiden yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, 12 Desember 2023. Penyelesaian ...

Penderita Diabetes Hati-hati dengan Tiga Buah Berikut Ini Ya

Penderita Diabetes Hati-hati dengan Tiga Buah Berikut Ini Ya

Tips      

19 Apr 2022 | 1179


Buah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pola makan sehat dan seimbang. Namun untuk penderita diabetes, konsumsi beberapa jenis buah perlu dibatasi karena bisa memicu ...

sistem_informasi_s1_image

Siapkah Anda Menjadi Ahli IT Melalui Jalur Beasiswa Rektor S1 Sistem Informasi Bebas Biaya Kuliah

Pendidikan      

1 Feb 2026 | 217


Ma’soem University kini membuka pendaftaran program Sistem Informasi S1 untuk mencetak tenaga ahli teknologi informasi yang mampu menggabungkan analisis bisnis dengan solusi digital ...

Cara Konten Anda Viral Pakailah Jasa Viral Ini

Kesalahan Umum yang Bikin Konten Gagal Viral – Anda Pernah Melakukannya?

Bisnis      

26 Maret 2025 | 290


Membuat konten yang dapat viral di media sosial adalah impian banyak orang, terutama di era di mana setiap orang menjadi pembuat konten. Namun, mengapa ada konten yang berhasil menarik ...

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Rampung Namun Kurang Biaya, Pemerintah Sedang Nego Pinjaman Ke China

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Rampung Namun Kurang Biaya, Pemerintah Sedang Nego Pinjaman Ke China

Nasional      

9 Jul 2021 | 2030


Pemerintah berencana melakukan pinjaman ke China Development Bank (CDB). Proses negosiasi pun sedang dilakukan dengan CDB. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pinjaman ...

Herbal Alami Untuk Meredakan Migrain Yang Mengganggu

Herbal Alami Untuk Meredakan Migrain Yang Mengganggu

Obat Herbal      

1 Jun 2020 | 2057


Kebanyakan orang yang mengalami migraine memilih untuk berobat. Tetapi banyak yang beralih keterapi alami seperti teknik relaksasi dan obat herbal. Bertahun-tahun sebelum diperkenalkannya ...