rajapress
PDIP Sudah Tidak Bisa Lagi Dipercaya Dalam Urusan Pancasila

PDIP Sudah Tidak Bisa Lagi Dipercaya Dalam Urusan Pancasila

25 Jun 2020
1824x
Ditulis oleh : Writer

Drama RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) sepertinya masih akan berlanjut, meskipun keputusan dari pemerintah akhirnya menunda pembahasan RUU-HIP setelah banyak menuai polemik dan ketidaksetujuan dari berbagai pihak. Tapi PDIP dan partai pendukung RUU ini tidak akan berhenti sampai disini, karena memang status pembahasannya hanya di tunda.

Ada pelajaran besar dari drama RUU-HIP yang berhubungan dengan PDIP, yaitu Pancasila tidak akan aman selama PDIP masih menjadi partai penguasa di negeri ini. Atau sebelum bubarnya partai banteng ini akan selalu ada yang mengutak-atik dasar negara kita dan bahkan akan mereka ganti menjadi Trisila atau Ekasila.

Meskipun mereka akhirnya memasukkan Tpa MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang larangan komunis (PKI) dan menggugurkan pasal 7 tentang pemerasan Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila, tetap saja PDIP tidak bisa dipercaya sampai kapan pun sampai mereka benar-benar bubar atau tidak lagi menjadi partai yang berkuasa di negeri ini. Karena PDIP untuk saat ini dan kedepannya sudah tidak akan dipercaya lagi sebagai tempat untuk menitipkan Pancasila.

Dari kelima butir pancasila, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa (KYME) yang paling ingin merka ubah, bahkan para elit Partai Banteng sudah melecehkan dan ada gagasan untuk mengganti sila pertama menjadi “Ketuhanan Yang Berkebudayaan (KYB)”. Sudah bisa ditebak kemana arah mereka yaitu secara perlahan akan melenyapkan total dasar ketuhanan dalam kehidupan berbagai umat.

Yang paling tersakiti dengan RUU-HIP ini tentunya adalah umat Islam dan umat akan mencatat masalah ini, semua sudah terang benderang dilihat dari pemikiran mereka untuk memeras lima sila menjadi tiga atau dua, bahkan mungkin hanya menyisakan satu butir Pancasila saja. Dan tidak diragukan lagi PDIP sedang membidik sila ketuhanan seakan-akan mereka sudah gerah dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.

Mereka para politisi PDIP berkilah bahwa inisiatif perubahan butir-butir Pancasila bukan dari partai merka yakni PDIP, mereka mengatakan seperti terfitnah soal pembahasan Pancasila dan soal peniadaan Tap MPRS larangan komunisme-PKI di deretan konsideran RUU. Tapi semua orang bisa menulusuri kronologi RUU “toxic” tersebut, siapa sebenarnya yang mengusulkan.

Entah dengan alasan ingin tetap berada di pemerintahan atau merasa takut dibuang, parpol-parpol lain yang ada di pemerintahan dengan teganya mendukung pembahasan RUU busuk ini. Hanya ada dua Partai yang menolaknya yakni PKS dan partai Demokrat. PKS menolak karena alasan yang sangat mendasar, sementara Demokrat menolak dengan alasan tidak baik membahas RUU disaat masa pandemi Covid-19.

Baca Juga:
Strategi Membuat Konten Instagram Viral untuk Meningkatkan Reach Organik

Strategi Membuat Konten Instagram Viral untuk Meningkatkan Reach Organik

Tips      

23 Mei 2026 | 22


Instagram menjadi salah satu media sosial yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan dunia digital modern. Banyak kreator konten, pelaku bisnis, hingga personal brand memanfaatkan ...

 Soal USM STAN Kategori Sulit? Ini Cara Mudah Menyelesaikannya!

Soal USM STAN Kategori Sulit? Ini Cara Mudah Menyelesaikannya!

Tips      

14 Apr 2025 | 219


Ujian Seleksi Masuk (USM) STAN merupakan salah satu tes yang paling dinantikan bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Dikenal ...

pesantren modern di bandung

Sekolah Modern Berbasis Kinerja: Inspirasi dari Al Ma’soem

Pendidikan      

3 Jul 2025 | 195


Dalam era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan informasi, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat pembentukan ...

Anies App

Saatnya Berpartisipasi, Anies App Siap Kawal Suara Pemilihan Presiden 2024

Nasional      

31 Agu 2023 | 457


Jakarta Selatan, 30 Agustus 2023 - Dalam upaya memperkuat persatuan dan mendukung perubahan positif, Sekretariat Bersama Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) merayakan Grand Launching ...

Apa Itu UAN? Peranannya dalam Menentukan Kelulusan Siswa di Sekolah

Apa Itu UAN? Peranannya dalam Menentukan Kelulusan Siswa di Sekolah

Pendidikan      

28 Maret 2025 | 334


Ujian Akhir Nasional (UAN) adalah salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. UAN merupakan alat evaluasi untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa di tingkat akhir ...

peringkat-pertama

Cara Meningkatkan Peringkat Pencarian di Google

Tips      

1 Jul 2025 | 452


Di era digital saat ini, reputasi online sangat nerpengaruh terhadap kesuksesan sebuah bisnis. Satu indicator reputasi tersebut adalah rating Google, terutama melalui  Google Maps dan ...