rajatv
Penyakit Yang Akan Menimpa Umat Islam di Akhir Zaman

Penyakit Yang Akan Menimpa Umat Islam di Akhir Zaman

17 Jul 2023
1184x
 | Ditulis oleh : Admin

Dalam sebuah hadits, Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan bahwa ada penyakit yang akan menimpa umat Islam di akhir zaman. Penyakit ini sangat berbahaya sehingga kita harus waspada. Dan kita semua kini hidup di akhir zaman, dimana banyak sekali manusia hidup di zaman ini yang hanya mengejar kemewahan dunia tanpa memikirkan bahwa kita akan mati dan semua yang dimiliki akan ditinggalkan.

Dari Tsauban radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Artinya: “Hampir saja para umat (yang kafir dan sesat) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring. Kemudian seseorang bertanya, ‘Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?’ Rasulullah bersabda, “Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ‘Wahn’. Kemudian seseorang bertanya, ‘Apa itu Al-Wahn ?’ Rasulullah berkata: “Cinta dunia dan takut mati.” (HR Abu Dawud dan Ahmad)

Penyakit Al-Wahn

Al-Wahn adalah penyakit cinta dunia (hubbud-dunya) dan takut mati (karohiyatul maut). Penyakit Al-Wahn merupakan sumber dari kemunduran umat Islam dan perusak sendi-sendi agama. Kita bisa saksikan hari ini betapa banyak umat Islam terkena penyakit ini.

Banyak yang tergila-gila dengan dunia. Sibuk mengejar harta, tahta, popularitas dan kemewahan. Ada yang berbangga-bangga dengan kendaraan mewah, rumah yang megah dan gaya hidup yang hedon. Kecintaan terhadap dunia begitu berlebihan sehingga lupa kehidupan Akhirat yang sifatnya kekal abadi.

Prilaku umat yang materialistik ini menyebabkan rusaknya agama yang berujung kepada kehinaan. Sejak 14 abad lebih lalu, Rasulullah SAW telah memprediksi penyakit ini akan menimpa umat Islam.

Defenisi Al-Wahn menurut Al-Munawwir kamus bahasa Arab-Indonesia yaitu melemahkan dan ُyang lemah. Secara Bahasa, Al-Wahn bermakna dha’if (lemah), baik secara materi atau maknawi, menimpa pribadi atau kolektif. Al-Wahn juga bisa diartikan Jubn (takut atau pengecut), namun ia masih bagian dari dha’if. Seperti Wahana al-Rajul, maksudnya ia takut berjumpa musuh. Secara istilah, Al-Wahn dalam Hadis Rasulullah SAW, yaitu cinta dunia dan takut mati.

Dalam “Al-Wahn dalam Perspektif Tasawuf” karya Nurjannah, UIN Alauddin Makassar menerangkan bahwa Al-Wahn adalah penyakit hati di era modern yang implementasinya ada dua yakni cinta dunia dan takut mati. Kecintaan dan ketertarikan yang berlebihan pada dunia membuat manusia lupa akan kematian bahkan takut pada mati. Penyakit ini bukan hanya dipengaruhi oleh perkembangan zaman, namun juga kurangnya kesadaran dalam hati sehingga mendorong manusianya pada keterpurukan atau kehancuran, atau lebih tetapnya kriris spiritual.

Dai yang juga Direktur Jamaica Muslim Center, Imam Shamsi Ali mengatakan, pesan yang disampaikan oleh Rasulullah di atas terasa nyata ketika kita membuka mata bahwa umat ini memang sedang dihinggapi penyakit Al-Wahn. Penyakit yang terindikasi oleh tendensi materialistik dengan mengabaikan nilai-nilai ukhrawi (spiritualitas).

Ketika Rasulullah SAW menjawab tentang apa itu Wahn sesungguhnya beliau tidak memberikan arti kata maupun defenisi dari kata itu. Justru yang beliau sampaikan adalah indikator atau penyebab terjadinya penyakit Wahan itu. Seolah beliau ingin menyampaikan bahwa terjadinya penyakit Wahan ini disebabkan oleh cinta dunia, takut kematian.

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

Artinya: “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.” (QS Az-Zariyat Ayat 56)

Dalam ayat lain, Allah mengingatkan manusia: “…Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Surah Al-Hadid Ayat 20)

Saatnya kita membuka mata dan membentengi diri dari penyakit Al-Wahn ini. Salah satunya dengan memperbanyak mengingat mati dan menyibukkan diri dengan ibadah dan amal saleh. Apalagi saat ini kita berada di akhir zaman yang penuh dengan fitnah. Semoga Allah memberi kita taufik-Nya.

Baca Juga:
pesantren al-masoem

Efektivitas Program Pendidikan Agama Islam di Pesantren Modern Al Masoem

Pendidikan      

11 Jul 2024 | 705


Pesantren modern semakin diminati sebagai lembaga pendidikan yang menawarkan program pendidikan yang holistik, tidak terkecuali di Bandung. Salah satu pesantren modern terkemuka di Bandung ...

Tips Menjaga Hubungan Di Tengah Sibuknya Kerja

Tips Menjaga Hubungan Di Tengah Sibuknya Kerja

Tips      

9 Jan 2020 | 1729


Sebagai seorang profesional, tentu kita ingin memberikan yang terbaik didalam pekerjaan yang saat ini sedang ditekuni. Terlebih sebagai anak muda, kita perlu berjuang lebih keras untuk ...

Materi Ujian UTUL UGM Saintek & Soshum: Ini Bedanya!

Materi Ujian UTUL UGM Saintek & Soshum: Ini Bedanya!

Pendidikan      

14 Apr 2025 | 459


Ujian Tulisan Ujian Masuk Gadjah Mada (UTUL UGM) merupakan salah satu jalur penerimaan yang banyak diminati calon mahasiswa baru. UTUL ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Saintek dan ...

Distributor Waterproofing Terbaik Di Semarang dan Yogyakarta

Distributor Waterproofing Terbaik Di Semarang dan Yogyakarta

Nasional      

17 Maret 2023 | 796


Sekarang ini banyak sekali proyek bangunan dan gedung tinggi di setiap daerah atau kota  di Indonesia, hal ini tentu saja menjadikan aplikator atau distributor waterproofing ...

Cari Tau, 5 jenis investasi yang diperbolehkan Islam

Cari Tau, 5 jenis investasi yang diperbolehkan Islam

Tips      

12 Agu 2021 | 1730


Investasi merupakan salah satu kegiatan yang berhubungan dengan keuangan dan bisnis. Tentunya di era sekarang sudah banyak investasi yang bisa kita lakukan dalam mengumpulkan pundi-pundi ...

Tryout TNI Online Gratis: Persiapan Optimal untuk Calon Taruna dan Tamtama

Tryout TNI Online Gratis: Persiapan Optimal untuk Calon Taruna dan Tamtama

Pendidikan      

9 Mei 2025 | 497


Mempersiapkan diri untuk memasuki dunia militer, khususnya di Tentara Nasional Indonesia (TNI), adalah sebuah langkah yang membutuhkan ketekunan dan strategi. Bagi calon taruna dan tamtama, ...